Semenjak booming-nya musik Korea (a.k.a. K-pop) dan film Korea (a.k.a. K-drama/movie), arus wisatawan di negeri ginseng semakin melonjak. Mereka biasa datang baik untuk menikmati ski di musim dingin, mengikuti konser musik ataupun sekedar backpacking keliling Korea Selatan (Korsel). Tidak hanya wisatawan, Korea Selatan juga menjadi tujuan favorit untuk kuliah dan bekerja. Saat Anda berada di Korea, mungkin perlu mengetahui hal-hal berikut agar Anda tidak “menyesal” di kemudian hari.
1. Jangan membeli barang-barang sebelum Anda mengecek harga di toko online dan “Daiso”. Hal ini penting, sebelum Anda menyesal karena membeli barang yang lebih mahal dengan selisih harga yang cukup lumayan. Selain itu, berdasarkan pengakuan mahasiswa Korea sendiri, harga barang di toko online lebih murah dibandingkan toko real walaupun sudah ditambah ongkos kirim. Tambahan pengecekan harga di “Daiso” adalah berdasarkan pengalaman penulis dan temen-temen seperjuangan di sini.
2. Jika Anda berniat menikahi gadis Korea dan menjadi warga negara Korea, sebaiknya Anda memilih karir di dunia riset sebagai profesor untuk menghindari wajib militer. Karena riset dianggap sebagai bagian dari pengabdian kepada negara, sehingga seorang laki-laki yang menjadi profesor tidak dikenakan wajib militer.
3. Ahjumma (ibu-ibu) memiliki potongan rambut yang unik (keriting/kribo/kriwel-kriwel) dan hampir seragam di semua tempat.

Jika bertemu dengan wanita yang ada di tengah, jangan ragu untuk memanggilnya dengan sebutan "ahjumma" atau ahjummonim (lebih sopan)
4. Jika ada teman yang mengajak untuk minum, maka jangan ragu untuk bertanya, “minuman apakah?”, karena default-nya “minum” yg dimaksud adalah minum minuman beralkohol (soju/mekju/etc.)
5. Jika terbiasa naik bis kota dari apartmen/rumah ke kampus/kantor, sebaiknya membeli kartu pembayaran (bus card) dan mengisinya dengan pulsa rutin. Di sini pembayaran menggunakan bus card dalam jangka waktu kurang dari 1 jam dari pembayaran bis sebelumnya, akan dikenakan biaya 0 KRW; dan biaya yang dikenakan pada orang yg membayar dgn bus card lebih murah 100 KRW (tarif normal 1200 KRW).

Sebenarnya Mybi card punya banyak bentuk, mulai dari yang standard berbentuk seperti kartu hingga yang unyu-unyu seperti gambar di atas.
OK, cukup sekian reportase kali ini, moga bermanfaat baik bagi temen-temen yg sedang di Korea atau yg mau ke Korea. Have a nice day…



wah kayaknya asyik ya.. jadi pengen kesana,,, tapi gatau deh bisa cocok dengan kulinernya apa gak,,, soalnya itu yg penting hehehehe (^_^)
Kalo kuliner, sebenarnya kalo semua makanan di korea halal, gak terlalu jadi masalah, sayangnya fakta berkata lain, di korea banyak beredar daging babi, dan unggas sembelihan negara korea pun juga tidak halal… hehe…
wah,,,pengen bgt ke korea…kpan yach….????
masnya kuliah ya di sana? pingin
tapi g ada subsidi buat negara ini. tinggi pula biayanya –” #urungNiat deh. Kesananya main-main aja kali ya.
iya..
yah, belum dicoba koq dah nyerah? Coba dulu atuh ngelamar beasiswa korea. Gak ada salahnya kan mencoba? Kalo berhasil ya “Alhamdulillah”, kalau gagal akan mendapatkan pengalaman dan pelajaran yang berharga…
Untunglah disini ada toko yang menjual daging halal, serta tersedianya banyak makanan laut serta makanan india yang halal.
wuiiiih….. sumpaahh pengen bangett ke korea, insya alloh sebentar lagi…. hahahaha berusaha keras dan berdo’a…. thanks bro share ttg korea nya… ditunggu all about korea nya lagi